Kamis, 03 Oktober 2013

ETIKA MENULIS DI INTERNET

          Perkembangan dunia maya yaitu internet yang semakin cepat menyebabkan tidak adanya batasan dalam komunikasi. Hal ini disebabkan tidak adanya pertemuan secara langsung. Meskipun demikian sebaiknya dalam menggunakan fasilitas Internet adalah dengan mengikuti kaidah etika atau tata aturan sederhana yang dapat kita lakukan seperti yaitu dengan bertegur sapa dengan tulisan bukan fisikal, dengan membiasakan bertindak sopan, mengikuti peraturan yang telah ada sebelumnya.
          Selain itu dengan mengetahui dan menerapkan etika atau kode etik yang sering kali kita lupakan dalam berinteraksi di dunia maya seperti : kesan pertama ada di tangan anda, hindari penggunaan huruf capital, memberi judul dengan jelas, menggunakan pada CC pada Email, membalas email dengan cepat, Membaca dulu baru bertannya, menggunakan kutipan, tidak hanya copy-paste, dan kembali pada diri sendiri.
        Dan apa bila kita dapat menyadari kesalahan yang sering terjadi ini dan berusaha memperbaikinya maka akan terwujud etika pengguna internet atau dunia maya yang lebih bersopan santun dalam bermasyarakat, sosial dan budaya.

Berikut adalah beberapa etika menulis diInternet :

o Tidak Mengandung Unsur SARA
Tulisan tidak boleh mengandung SARA, maksudnya adalah didalam tulisan tidak boleh ada tindakan dan pandangan yang didasarkan pada sentimen identitas yang menyangkut keturunan,agama,kebangsaan atau kesukuan dan golongan. Karena diinternet kita tidak hanya berhubungan dengan komputer, tetapi juga dengan banyak orang yang memiliki berbagai macam suku,ras,dan agama.

o Biasakan Mencantumkan Sumber Tulisan
Kita harus membiasakan menuliskan sumber atau referensi tulisan karena dengan itu secara tidak lansung kita telah memberikan penghargaan kepada sang penulis dalam membuat suatu artikel. Untuk itu budayakanlah hal ini, agar kita tidak tergolong orang-orang PLAGIAT.

o Tidak Berisi Konten-Konten Pornografi
Masalah yang gencar dialami oleh bangsa kita adalah kasus-kasus pelecehan seksual yang sering terjadi akhir-akhir ini. Dengan itu sangat tidak diperkanankan untuk mencantumkan konten pornografi kedalam tulisan,karena dapat mempengaruhi karakter banyak orang.

o Tulisan Harus Faktual
Tulisan harus berdasarkan fakta yang ada, jangan sampai yang tidak ada menjadi ada. Karena hal tersebut dapat menyabkan pembodohan massal.

o Menggunakan EYD Yang Baik dan Benar
Untuk memudahkan pembaca kita harus memperhatikan EYD dengan baik dan benar. Sehingga para pembaca senang dan menikmati dalam membaca artikel kita.

o Harus Mempunyai Tujuan Yang Jelas
Penulis harus mempunyai tujuan jelas, untuk apa penulis menulis tulisan tersebut. Apakah untuk memberikan informasi baik kepada orang banyak atau sebaliknya malah merugikan orang banyak. Maka dari itu ada baiknya sebelum menulis kita perhatikan terlebih dahulu tujuannya.

sumber referensi :

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/10/etika-menulis-di-internet-3/
https://plus.google.com/100153990242006432096/posts/dUa7iAPhiYB

Senin, 01 Juli 2013

PENERAPAN PROGRAM HUKUM OHM

Hukum Ohm menyatakan: “Besarnya kuat arus (I) yang melalui konduktor antara dua titik berbanding lurus dengan beda potensial atau tegangan (V) di dua titik tersebut, dan berbanding terbalik dengan hambatan atau resistansi (R) di antara mereka.”

Dengan kata lain bahwa besar arus listrik (I) yang mengalir melalui sebuah hambatan (R) selalu berbanding lurus dengan beda potensial (V) yang diterapkan kepadanya.


Hukum Ohm dikemukakan oleh Georg Simon Ohm, fisikawan dari Jerman pada tahun 1825. Hukum Ohm kemudian dipublikasikan pada tahun 1827 melalui sebuah paper yang berjudul “The Galvanic Circuit Investigated Mathematically“. Hubungan rumusnya dapat digambarkan sebagai berikut.


Berikut ini adalah pengaplikasiannya pada pemrograman Pascal, listing programnya :


Screenshot listing :


Screenshot program :


sumber referensi :

Jumat, 31 Mei 2013

Menghitung Daya Aktif, Daya Reaktif dan Daya Nyata



Teori dasar listrik mengenai daya, daya listrik merupakan jumlah energi yang digunakan untuk melakukan kerja atau usaha. Dalam sistem listrik arus bolak-balik, dikenal adanya 3 jenis daya yaitu :
    • Daya Nyata    ;simbol : S; satuan  : VA (Volt Ampere)
    • Daya Aktif      ;simbol : P; satuan  : W (Watt)
    • Daya Reaktif   ;simbol : Q; satuan : VAR (Volt Ampere Reaktif)
Berikut ini adalah hubungan faktor daya yang digambarkan dengan segitiga daya.


Rumusnya adalah :
1. S = V x I
2. P = V x I x cos Ѳ
3. Q = V x I x sin Ѳ

Berikut ini adalah pengaplikasiannya pada pemrograman Pascal, listing programnya :


Screenshot listingnya :


Screenshot output program :


Flowchart Programnya adalah sebagai berikut :
sumber referensi :



Senin, 22 April 2013

Flowchart Pemrosesan Kilo Watt Hour Digital

KWH-meter merupakan suatu alat yang berfungsi untuk mengukur dan mencatat pemakaian energi listrik yang dikonsumsi oleh pelanggan. Sebagian besar KWH-meter yang ada saat ini khususnya pada lingkungan perumahan masih merupakan KWH-meter konvensional. Masyarakat pada umumnya tidak paham cara pembacaan konsumsi daya listrik yang tertera pada KWH-meter konvensional tersebut. Alat ukur KWH-meter ini sudah mengalami perkembangan beberapa tahun terakhir. Ini didukung karena adanya perkembangan pada dunia teknologi digital. Dari keterbatasan KWH-meter konvensional dan pesatnya teknologi informasi digital, serta untuk lebih mendayagunakan KWH-meter konvensional yang sudah ada timbul suatu ide untuk merancang suatu pengembangan KWH-meter konvensional yaitu pada sisi tampilannya dengan menambahkan beberapa unit sistem.


Sumber :


Kamis, 21 Maret 2013

Flowchart Kasus Elektro untuk Cara Kerja Aliran Listrik Cadangan dengan Alat Aki dengan Inverter




Dilatarbelakangi oleh banyaknya gangguan aliran listrik dari PLN ke konsumen perumahan, maka harus dibuat sesuatu yang dapat menggantikan aliran listrik dari PLN, untuk menngantikan aliran listrik dari PLN dalam keadaan darurat. Dalam hal ini alat-alat yang digunakan adalah sensor tegangan, saklar otomatis, aki mobil dengan inverter agar dapat langsung mengubah listrik DC menjadi listrik AC, sehingga alat-alat elektronik dapat langsung digunakan. Maka flowchartnya sebagai berikut.


Alasan penggunaan aki untuk mengalirkan arus listrik cadangan, karena bila menggunakan genset maka biaya operasional akan lebih mahal, maintenance yang sulit, juga cara kerja menggantikan aliran listrik PLN yang mati memakan waktu (delay time) yang cukup lama.

sumber referensi :
http://mitrabaterai.blogspot.com/2012/05/buat-listrik-220-volt-pln-dari-accu-12.html

Selasa, 19 Maret 2013

softskill



Flowchart Kasus Elektro untuk Perhitungan Tegangan Lebih Induksi akibat Sambaran Petir tidak langsung di Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi




Saluran distribusi 20 kV merupakan salah satu bagian penting dalam sistem tenaga listrik. Tegangan lebih induksi akibat sambaran kilat tidak langsung pada saluran distribusi 20 kV menyebabkan gangguan baik temporer maupun permanent. Gangguan ini menyebabkan turunnya kontinyuitas pelayanan energi listrik ke konsumen atau dengan kata lain mengurangi tingkat kehandalan. Dalam perhitungan tegangan induksi dilakukan menggunakan teori yang dikemukakan Rusck. Perhitungan angka keluaran (outage rate) didasarkan pada asumsi bahwa bila ada tegangan induksi yang melebihi batas ketahanan impuls isolator (V50%) maka penghantar akan terganggu. Dimana semakin kecil angka keluaran menunjukkan bahwa tingkat kehandalan energi listrik semakin baik. 


Pengaruh Petir pada Jaringan Listrik 
Dari segi listrik petir sangat membahayakan kelangsungan pelayanan listrik. Kilat terjadi pada sembarang waktu dan sembarang tempat yang tidak dapat dipastikan. Gangguan kilat pada kawat penghantar listrik adalah gangguan karena kilat yang menyambar atau mempengaruhi kawat fasa/penghantar, sehingga hal tersebut dapat mengakibatkan timbulnya surja tegangan dan surja arus pada pada kawat penghantar yang sama atau melebihi ketahanan impuls isolasi dari isolator ataupun instalasi. Pada keadaan surja tegangan yang timbul menyamai atau melebihi ketahanan impuls isolator maka isolator akan flash over, yang akan menyebabkan isolator terbakar dan membahayakan pengguna listrik dari saluran distribusi tersebut. Bila hal ini terjadi maka dapat menimbulkan loncatan bunga api maupun busur api. Maka dari itu penghitungan tegangan tembus dari saluran udara tegangan ekstra tinggi saat terkena sambaran petir diperlukan untuk menjamin lancarnya distribusi ke pengguna listrik.

Selasa, 23 Oktober 2012




Bunga Nominal dan Bunga Efektif 


Bunga Nominal

Suku bunga nominal adalah tingkat bunga tahunan yang dinyatakan, dan tidak terpengaruh periode perhitungan bunga suku bunga, suku bunga nominal biasa kita lihat bank atau media cetak. Misalnya perusahaan meminjam uang dari bank sebesar $100.000 selama setahun pada suku bunga nominal 10%, maka pada akhir tahun perusahaan harus mengembalikan pinjaman tersebut sebesar $110.000 (yaitu $100.000 x 10%).

Suku bunga nominal cenderung naik seiring dengan angka inflasi. Jika, misalnya, bank memberlakukan suku bunga 10% pada ekspektasi inflasi selama satu tahun ke depan adalah 0%, maka bank mungkin akan memberlakukan suku bunga 13% jika ekspektasi inflasinya adalah 3%.



Bunga Efektif

Bunga efektif adalah tingkat bunga tahunan yang ekuivalen, tingkat bunga sebenarnya atau yang akan diperoleh.

1. Tingkat bunga yang sesungguhnya dibebankan dalam setahun; jika suku bunga dibebankan sekali setahun, tingkat bunga nominal sama dengan suku bunga efektif.

2. Gambaran mengenai pendapatan/hasil atas nilai suatu instrumen utang yang dimiliki dibandingkan dengan nilai instrumen pada saat harga pembelian (effective rate).

Jika tingkat bunga nominal lebih rendah daripada tingkat bunga efektif, maka akan terjadi diskonto. Sebaliknya, jika tingkat bunga nominal lebih tinggi daripada tingkat bunga efektif, maka akan terjadi premium.

Dalam kredit dengan bunga efektif atau kadang disebut sliding rate, perhitungan bunganya dilakukan pada setiap akhir periode angsuran. Bunga kredit dihitung dari saldo akhir setiap bulannya. Bunga dihitung berdasar nilai pokok yang belum dibayar. Jadi bunga per bulan akan berubah-ubah berdasar nilai pokok yang masih terhutang. Nilai bunga yang dibayar debitur setiap bulan akan semakin mengecil. Karena bunganya yang dibayar mengecil, maka angsuran per bulan akan semakin menurun dari waktu ke waktu. Angsuran bulan kedua lebih kecil daripada angsuran bulan pertama, begitu seterusnya.

Misal, anda berhutang Rp 100.000.000,- dengan bunga efektif 12% per tahun, dengan cicilan pokok Rp 10.000.000,- per bulan.
Maka:
Bulan ke-1 bunganya 1% x Rp 100.000.000,- = Rp 1.000.000,-
Bulan ke-2 bunganya 1% x Rp 90.000.000,- = Rp 900.000,-
Bulan ke-3 bunganya 1% x Rp 80.000.000,- = Rp 800.000,-
dan seterusnya..

Rumus Bunga Efektif:

Bunga per bulan = Saldo akhir periode x Suku bunga pertahun / 12





Referensi :

- www.google.com

- http://www.wikiapbn.org/artikel/Tingkat_Bunga

- http://yasinta.net/suku-bunga-nominal-vs-riil/

Kamis, 31 Mei 2012

Budaya Jawa yang Kaya Akan Manfaat



       Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari banyak pulau dan memiliki berbagai macam suku bangsa, bahasa, adat istiadat atau yang sering kita sebut kebudayaan. Keanekaragaman budaya yang terdapat di Indonesia merupakan suatu bukti bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya.
Tidak bisa kita pungkiri, bahwa kita pungkiri bahwa kebudayaan daerah merupakan faktor utama berdirinya kebudayaan yang lebih global, yang biasa kita sebut dengan kebudayaan nasional. Maka atas dasar itulah segala bentuk kebudayaan daerah akan sangat berpengaruk terhadap budaya nasional, begitu pula sebaliknya kebudayaan nasional yang bersumber dari kebudayaan daerah, akan sangat berpebgaruh pula terhadap kebudayaan daerah / kebudayaan lokal.
Kebudayaan merupakan suatau kekayaan yang sangat benilai karena selain merupakan ciri khas dari suatu daerah juga mejadi lambang dari kepribadian suatu bangsa atau daerah.
Karena kebudayaan merupakan kekayaan serta ciri khas suatu daerah, maka menjaga, memelihara dan melestarikan budaya merupakan kewajiban dari setiap individu, dengan kata lain kebudayaan merupakan kekayaan yang harus dijaga dan dilestarikan oleh setiap suku bangsa.
Budaya Jawa merupakan budaya suku bangsa yang telah dikenal oleh dunia sebagai budaya adiluhung yang diperhitungkan dunia. Budaya Jawa telah memberikan sekian banyak corak dan warna budaya di Indonesia. Beberapa produk karya cipta otak manusia Jawa berupa bangunan, lukisan, ukiran, patung, tarian, masakan, bahasa dan tulisan adalah bukti peninggalan cipta otak Jawa. Bahkan, ada yang telah mendapatkan pengakuan secara internasional.
Budaya diciptakan oleh otak-otak manusia sesuai dengan tingkatannya. Manusia Jawa terlahir sebagai manusia dengan daya cipta yang luar biasa. Lihat saja struktur bangunan Borobudur, tingkatan bahasa, struktur masyarakat, sosial dan tatanegara, keraton, cara berbusana dan musik, semua hal yang komplek dan rumit yang tidak akan tercipta tanpa modal otak yang cerdas.
Apa yang pernah dicapai para leluhur Jawa adalah pencapaian kebudayaan yang sangat cerdas dan inovatif. Hampir dipastikan semua aspek kehidupan orang Jawa mempunyai aspek keteraturan, keindahan dan keanggunan. Bagi penulis kegemilangan budaya Jawa tidak hanya berkaitan dengan masa lalu namun juga masa kini dan bahkan masa depan.
Warisan leluhur Jawa yang diurai dalam perspektif medis misalnya tarian Jawa klasik yang umumnya dikenal sebagai tarian yang lamban dan tidak dinamis, gerakan tarian ini dapat menyeimbangkan antara otak kiri dan otak kanan bila mana otak kanan terserang stroke, manfaat karawitan (alat musik Jawa) untuk mengembalikan fungsi otak bagi penyakit stroke, pentingnya huruf Jawa HaNaCaRaKa untuk mengaktifkaan dan merehabiitasi otak, corak dan warna batik, ragam puasa orang Jawa, hingga pernak-pernik Jawa dari mulai wewangian hingga jajanan pasar yang mempunyai sisi tinjau medis bagi kesehatan.
Anggapan sebelah mata bagi sebagian besar orang yang meremehkan warisan leluhur Jawa pun akan terpatahkan. Banyak nilai dan semangat hidup yang bisa dipetik dan dirasakan dengan melestarikan budaya Jawa yang sangat adiluhung dan proposional. Terbukti orang Jawa telah berhasil menciptakan karya spektakuler seperti candi Borobudur, Prambanan, aneka prasasti, serat centini, serat pangracutan, aneka tembang dan musik Jawa dan masih banyak lagi.
Semua tidak akan mungkin tanpa adanya alat perangsang kreatifitas otak kanan yang ampuh dan tidak dapat dipungkiri bahwa huruf Jawa adalah salah satu alat perangsang kreatifitas otak kanan yang handal. Budaya Jawa yang adiluhung memang layak dan harus dilestarikan, khusunya orang Jawa yang tidak melupakan seni dan budayanya. Kebudayaan Jawa telah memberikan sumbangsih yang sangat penting bagi dunia kesehatan.
Suku Jawa adalah salah satu suku bangsa yang mempunyai aksara yang digunakan sebagai bahasa tulis sebelum aksara latin (ABCD, dst) masuk ke Indonesia. Aksara Jawa yang menurut legenda diciptakan oleh Prabu Ajisaka dariMedang Kamulan (sementara bukti sejarah yang otentik tentang awal mula aksara jawa masih simpang siur) ini berjumlah duapuluh, yang ditulis empat baris dengan lima aksara di tiap barisnya. Terlepas dari cerita-cerita yang meyelimutinya, aksara jawa sesungguhnya mempunyai nilai yang sangat tinggi, baik itu nilai secara estetis (sastra) maupun nilai spiritual sebagai ajaran budi pekerti luhur pada manusia.
Nilai-nilai tersebut bukan hanya ketika aksara-aksara tersebut telah tersusun menjadi sebuah kalimat yang utuh, akan tetapi, aksara jawa telah mempunyai makna bahkan sejak masih berupa aksara tunggal (belum bergabung dengan aksara lain dan membentuk suatu kata, atau kalimat). Sebagai contoh, “Ha Na Ca Ra Ka” sering diartikan sebagai “Ada sebuah cerita”, dan seterusnya. Itu hanyalah segelintir contoh betapa Aksara ini mempunyai dua makna sekaligus seperti yang telah disebutkan di atas, yaitu nilai sastra (estetis) dan spiritual.
Aksara jawa yang pertama, yaitu “Ha”. Sebenarnya artikel mengenai makna aksara jawa per huruf telah banyak tersebar di berbagai blog ataupun website, sehingga ulasan ini mungkin bisa dikatakan sebagai pelengkap dari apa yang sudah ada, dengan perbedaa-perbedaan dari apa yang sudah ada sebelumnya.
Aksara Jawa dimulai dengan aksara yang berbunyi “Ha”. Aksara “Ha” berarti “Hurip” (baca:urip) yang berarti “Hidup”. Hal ini secara tidak langsung mengingatkan pada manusia mengenai hakikat hidup, dari siapa manusia hidup dan untuk apa manusia hidup. Manusia hidup karena adanya Tuhan, orang jawa menyebut Gusti Kang Murbeng Dumadi atau Sang Pencipta. Sang Pencipta kehidupan, pencipta “Hurip”.
Makna di atas bisa dikatakan sebagai nilai spiritual, karena mengandung hubungan manusia dengan sang Pencipta. Sementara aksara “Ha” dapat dipanjangkan menjadi sebuah kalimat yang mengadung unsur estetika sekaligus unsur spiritual, yaitu “Hana hurip wening suci”. Kalimat tersebut bisa diterjemahkan bebas dalam bahasa Indonesia menjadi, “Ada kehidupan yang tulus dan suci”. Jika diamati, kalimat tersebut mempunyai pengucapan yang sesuai, luwes dan terkesan tidak dipaksakan. Secara keseluruhan, kalimat “Hana hurip wening suci” menggambarkan bahwa kehidupan yang tulus dan suci adalah kehidupan yang seharusnya ada di dunia ini, bukan kehidupan yang penuh dengan rasa was-was, kebohongan, tipu muslihat, dan apa yang ada di negeri ini sekarang.
Apabila dibongkar lagi, kalimat itu bisa merupakan kombinasi dari berbagai kata yang mempunyai makna yang berbeda, meskipun tidak semua kata. Sebagai contoh, kata “wening” bisa jadi merupakan gabungan dari kata “welas” dan “hening”. Akan tetapi, karena unsur estetika, kedua kata tersebut akhirnya digabungkan menjadi “wening”. Kasus ini sama dengan kata “ningrum”, yang merupakan kombinasi dari “wening” dan “harum”. Jadi, kata “wening” di sini mempunyai beberapa arti, disamping arti sebenarnya.
Jadi, inti dari huruf “Ha”, adalah bagaimana manusia menyadari tentang kehidupan. Bahwa kehidupan itu nyata, dan kehidupan itu ada karena ada yang memberi hidup, yaitu Sang Pencipta. Dengan menyadari itu, manusia bisa bertingkah laku yang baik, tulus, dan berusaha menjadi manusia yang wening dan suci, karena pada awalnya, manusia dihidupkan oleh Tuhan dalam keadaan suci, maka manusia harus menjadi suci ketika seba ke hadapan Sang Pemberi Hidup.

Sumber Referensi :
www.google.com
www.yahoo.com
www.wikipedia.com

Politik Dinasti yang merusak Politik Demokrasi

Politik Demokrasi Indonesia dinilai masih terjebak pada dominasi tradisi feodal dan oligarkis yang cenderung mengarah pada politik dinasti. 
Dalam sistem demokrasi yang dibangun pascareformasi, kecenderungan itu kontraproduktif, bahkan merusak konsolidasi demokrasi. Penilaian itu disampaikan pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro dan pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Gun Gun Heryanto. Menurut mereka, kondisi tersebut menjadi pemicu lambatnya regenerasi kepemimpinan Indonesia. Gun Gun menandaskan,partai politik modern semestinya berbasis kader.
Namun yang terjadi saat ini, distribusi dan alokasi sumber daya manusia ke jabatan-jabatan publik lebih banyak ditentukan segelintir elite. Dengan demikian,mekanisme yang terjadi adalah darioleh- dan untuk mereka yang menjadi elite partai. ”Nah, tradisi ini tentu akan menjadi tantangan partai politik ke depan,” ujar Gun Gun saat dihubungi Harian SINDO tadi malam.
Siti Zuhro mengatakan,parpol sebagai aktor pengawal konsolidasi demokrasi harusnya menjalankan perannya dengan terarah untuk melakukan kaderisasi, rekrutmen,dan pendidikan politik.Namun kenyataannya undang-undang paket politik yang dihasilkan DPR dan pemerintah yang notabene didominasi parpol juga tidak berorientasi pada sistem kepartaian yang ideal dalam rangka mewujudkan demokrasi substantif.
Dalam pandangannya,yang terjadi sekarang ini adalah sistem politik campuran antara politik Orde Baru yang patrimonial dengan sistem demokrasi yang dimulai pada 1998 yang sayangnya hanya proseduralnya saja.“Implikasi negatifnya memberi pengaruh tak bagus dalam suksesi dalam parpol. Parpol sekadar kerumunan fans club ketimbang melaksanakan fungsi parpol di negara demokrasi.Ini sama juga dengan politik dinasti,” kata Siti Zuhro saat diskusi Polemik SINDO Radio bertajuk “Politik Dinasti di Negeri Demokrasi” kemarin di Jakarta.
Siti melihat hampir semua parpol sekarang ini masih menerapkan sistem oligarkis dan cenderung membangun dinasti kelompoknya. Itulah yang kemudian melahirkan multiplikasi aktor politik. Penguasa atau pemimpin hanya untuk kalangan tertentu atau yang biasa disebut oligarki.“ Demokrasi merosot ketika sirkulasi elite dikuasai kelompok tertentu,”ungkapnya. Hal itu, lanjutnya, kemudian merusak fungsi ideal parpol sebagai wadah kaderisasi kepemimpinan.
Sebab,dalam sistem politik seperti itu tradisinya adalah menerobos sekat jalur formal. ”Politik dinasti melahirkan mental penerobos. Mereka yang duduk di posisi strategis tak alami dan tak susah payah membangun karier politik,”tandasnya. Kekhawatiran Indonesia akan terjebak dalam demokrasi oligarkis yang menjurus pada politik dinasti muncul seiring dengan wacana pencalonan Ibu Negara Ani Yudhoyono sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2014 nanti.
Walaupun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah menegaskan keluarganya tidak akan mencalonkan diri,sejumlah kalangan demokrat kencang mendorong pencapresan istrinya tersebut. Fungsionaris DPP Partai Demokrat Rachlan Nasidik membantah partainya mengarah pada konsolidasi menuju politik dinasti. Menurut dia, Partai Demokrat bisa sebesar seperti sekarang ini justru karena menjadi partai modern.
Bukan partai dinasti yang hanya mengakomodir kelompok tertentu. ”Partai Demokrat tidak tertarik pada dinasti politik,”katanya. Dia kemudian mencontohkan bagaimana sikap tegas Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tidak akan merestui keluarganya maju di Pilpres 2014. Sikap itu, kata dia, menunjukkan bahwa SBY sebagai figur sentral Partai Demokrat tidak menghendaki partai ini menjadi milik kelompok tertentu.
Terlepas dari sekarang ini ada kader yang mewacanakan pencalonan Ani Yudhoyono, hal itu bukan sebagai upaya menyempitkan ruang gerak dan peluang putraputri terbaik bangsa untuk dicalonkan dari Demokrat. ”Pendapat tersebut hanyalah pendapat pribadi kader masing- masing.Itu tidak mewakili majelis tinggi partai, apalagi pendapat SBY dan keluarga. Itu hanya bentuk penghargaan kader terhadap kapasitas Ibu Ani,”ungkapnya. 
Adapun Sekjen DPP PAN Taufik Kurniawan menilai dalam demokrasi langsung sebenarnya sudah tidak relevan lagi bicara masalah politik dinasti. Sebab, rakyat punya kedaulatan penuh untuk menentukan siapa pemimpin yang hendak dipilihnya. ”Justru komitmen masyarakat sekarang ini yang juga amanat reformasi adalah memberantas KKN. Mereka yang terlibat nepotisme akan disingkirkan oleh masyarakat,” katanya.
Namun, lanjutnya, perlu ada asas kepatutan politik yang harus menjadi komitmen bersama agar demokrasi langsung ini benar-benar menghasilkan pemimpin yang berintegritas dan berkualitas. Dia mencontohkan larangan kepala daerah menjabat lebih dari dua kali kemudian maju menjadi wakil itu secara etika dan kepatutan politik juga patut dipertanyakan.
”Jadi prinsip yang harus dipegang adalah bahwa dalam demokrasi sekarang ini semua orang punya kesempatan sama dalam politik. Tinggal komitmen yang perlu dibangun adalah bagaimana itu dijalankan tanpa ada penyelewengan dan ketidakadilan yang justru mencederai demokrasi,”jelasnya.
Sementara itu politikus Partai Golkar Indra J Piliang menolak anggapan semua parpol di Indonesia menerapkan sistem oligarkis.Menurut dia, oligarkis atau tidaknya partai bisa dilihat dari bagaimana kesempatan yang diberikan bagi semua kader.Sementara untuk melihat ada politik dinasti atau tidak di suatu parpol,yang mesti dilihat adalah bagaimana kompetisi yang terjadi di lingkup internal partai tersebut.
Untuk itu, jika partai tertentu sehat kompetisinya dan terbuka lebar kesempatan dan peluang kadernya untuk mengembangkan potensinya, maka partai itu dikelola secara demokratis dan modern. ”Di lingkup internal Golkar setiap kader mempunyai kesempatan yang sama untuk maju sebagai calon presiden. Adanya penolakan dari berapa pihak terhadap Pak Ical (Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie),ini menandakan tidak ada politik dinasti di tubuh Golkar,”katanya.
Indra bahkan mengklaim bahwa kompetisi di Golkar lebih keras dan terbuka dibandingkan dinamika di partaipartai lain yang cenderung searah. Namun, dia menggariskan, semua kader Golkar dituntut taat aturan main organisasi sehingga ketika kompetisi telah diputuskan, perbedaan telah didiskusikan, dan kemudian ada kesimpulan, semuanya harus taat pada keputusan partai. Meski begitu, Indra mengakui saat ini di daerah tumbuh subur praktik politik dinasti, termasuk di Partai Golkar.
Menurutnya, politik dinasti bangkit setelah reformasi,khususnya setelah menguatnya otonomi daerah. ”Ini muncul terutama sejak otonomi daerah. Politik dinasti riil di tingkat daerah, di daerah justru lebih kuat,”ujarnya.

Sumber Referensi :
www.google.com
www.yahoo.com
www.wikipedia.com

Pertahanan Negara Republik Indonesia

Pertahanan negara disebut juga pertahanan nasional adalah segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah sebuah negara dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.
Pertahanan negara dilakukan oleh pemerintah dan dipersiapkan secara dini dengan sistem pertahanan negara. Pertahanan nasional merupakan kekuatan bersama (sipil dan militer) diselenggarakan oleh suatu Negara untuk menjamin integritas wilayahnya, perlindungan dari orang dan/atau menjaga kepentingan-kepentingannya. Pertahanan nasional dikelola oleh Kementerian Pertahanan. Angkatan bersenjata disebut sebagai kekuatan pertahanan.
Pertahanan Nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar, secara langsung maupun yang tidak langsung yang mengancam dan membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mewujudkan tujuan perjuangan nasional.
Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamik yang dimiliki suatu bangsa, yang didalamnya terkandung keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan kekuatan nasional. Kekuatan ini diperlukan untuk mengatasi segala macam ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang langsung atau tidak langsung akan membahayakan kesatuan, keberadaan, serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. Bisa jadi ancaman-ancaman tersebut dari dalam ataupun dari luar. ketahanan nasional akan menyangkut  hubungan antar aspek yang mendukung kehidupan yaitu :
1.    Aspek yang berkaitan dengan alamiah bersifat statis meliputi aspek geografi,  
kependudukan, dan sumber daya alam.
2.    Aspek yang berkaitan dengan sosial bersifat dinamis meliputi aspek ideologi, politik,  
ekonomi, sosial budaya dan hankam.
Ketahanan pertahanan dan keamanan yang diharapkan merupakan kondisi daya tangkal yang dilandasi oleh kesadaran bela negara seluruh rakyat dan mengandung kemampuan memelihara stabillitas pertahanan dan keamanan negara.
Untuk mewujudkan keberhasilan Ketahanan Nasional setiap warga negara Indonesia perlu :
1. Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk  perjuangan non fisik yang disertai keuletan dan ketangguhan tanpa kenal menyerah dan mampu mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi tantangan.
2. Sadar dan peduli akan pengaruh yang timbul pada aspek ipoleksosbudhankam sehingga setiap warga negara dapat menghapus pengaruh buruk pada aspek-aspek tersebut.
Ketahanan pada aspek politik diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan politik bangsa yang berisi keuletan, ketangguhan dalam menghadapi dan mengatasi tantangan, ancaman, hambatan serta gangguan yang datang dari dalam maupun luar.
Perwujudan ketahanan dalam aspek politik memerlukan kehodupan politik bangsa yang sehat, dinamis dan mampu memelihara stabilitas politik.
Ketahanan Pada Aspek Politik Dalam Negeri
Politik dalam negeri adalah kehidupan politik dan kenegaraan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yang mampu menyerap aspirasi dan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam satu sistem.
1.    Sistem pemerintahan berdasarkan hukum, tidak berdasarkan kekuasaan yang bersifat absolut.
2.    Mekanisme politik yang memungkinkan adanya perbedaan pendapat, namun bukan perbedaan mengenai nilai dasar.
3.    Kepemimpinan nasional mampu mengakomodasikan aspirasi yang hidup dalam masyarakat.
4.    Terjalin komunikasi politik timbak balik antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka mencapai tujuan nasional, unsur-unsurnya  terdiri dari :
a.   Struktur Politik. Merupakan wadah penyaluran pengambilan  berupa kepentingan masyarakat dan sekaligus wadah dalam menjaring/pengkaderan pimpinan nasional.
b.   Proses Politik. Merupakan suatu rangkaian pengambilan keputusan tentang berbagai kepentingan politik maupun kepentingan umum yang bersifat nasional dan penentuan dalam pemilihan kepemimpinan, yang puncaknya terselenggara dalam pemilu.
c.   Budaya Politik. Merupakan pencerminan dari aktualisasi hak dan kewajiban rakyat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang dilaksanakan secara sadar dan rasional baik melalui pendidikan politik maupun kegiatan-kegiatan politik yang sesuai dengan disiplin nasional.
d.   Komunikasi Politik, merupakan suatu hubungan timbal balik antar berbagai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara baik rakyat sebagai sumber aspirasi maupun sumber pimpinan-pimpinan nasional.
Ketahanan Pada Aspek Politik Luar Negeri
Politik luar negeri adalah salah satu sarana pencapaian kepentingan nasional dalam pergaulan antar bangsa. Politik luar negeri Indonesia berlandaskan  pada Pembukaan UUD 1945 yakni melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial serta anti penjajahan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan perikeadilan.
Politik luar negari merupakan proyeksi kepentingan nasional kedalam kehidupan antar bangsa. Dijiwai oleh falsafah negara Pancasila sebagai tuntutan moral dan etika, politik luar negeri Indonesia diabadikan kepada kepentingan nasional terutama untuk pembangunan nasional. Dengan demikian politik luar negeri merupakan bagian intergral dari strategi nasional dan secara keseluruhan merupakan salah satu sarana pencapaian tujuan nasional.
Politik luar negeri Indonesia adalah bebas dan aktif. Bebas dalam pengertian bahwa Indonesia tidak memihak kepada kekuatan-kekuatan yang  pada dasarnya tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. Aktif dalam pengertian tidak bersifat reaktif dan tidak menjadi objek percaturan internasional, tetapi berperan serta atas dasar cita-cita bangsa yang tercermin dalam
Pancasila dan Pembukaan UUD 1945. heterogenitas kepentingan bangsa-bangsa di dunia maka politik luar negeri harus bersifat kenyal dalam arti bersikap moderat dalam hal yang kurang prinsipil maupun tetap berpegang pada prinsip-prinsip dasar seperti yang ditentukan dalam Pembukaan UUD 1945. Dinamika perubahan-perubahan hubungan antar bangsa  yang cepat dan tidak menentu di dunia maka dibutuhkan kelincahan dalam arti  kemampuan penyesuaian yang tinggi dan cepat untuk menanggapi dan menghadapinya demi kepentingan nasional.
1.    Hubungan luar negeri ditujukan untuk meningkatkan kerjasama internasional di berbagai bidang dalam rangka memantapkan persatuan bangsa serta keutuhan NKRI.
2.    Politik luar negeri terus dikembangkan menurut prioritas dalam rangka meningkatkan persahabatan dan kerjasama antar negara berkembang serta antara negara berkembang dengan negara maju sesuai kemampuan demi kepentingan nasional.
3.    Citra positif Indonesia perlu ditingkatkan dan diperluas melalui promosi, peningkatan diplomasi, pertukaran pelajar dan lain sebagainya.
4.    Perkembangan dunia terus diikuti dan dikaji agar terjadinya dampak negatif yang dapat mempengaruhi stabilitas nasional dapat diatasi sedari dini.
5.    Langkah bersama negara berkembang dengan negara industri maju untuk memperkecil ketimpangan dan mengurangi ketidakadilan perlu ditingkatkan melalui perjanjian perdagangan internasional.
6.    Peningkatan kualitas SDM perlu dilaksanakan dengan pembenahan sistem pendidikan, pelatihan dan penyuluhan calon diplomat secara menyeluruh agar mereka dapat menjawab tantangan tugas yang mereka hadapi.
7.    Perjuangan bangsa Indonesia yang menyangkut kepentingan nasional, seperti melindungi hak warga negara Republik Indonesia diluar negeri perlu ditingkatkan.
Ketahanan di bidang sosial budaya diartikan sebagai kondisi dinamik yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional di dalam menghadapi dan mengatasi segala ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan baik yang datang dari dalam maupun dari luar yang Iangsung maupun tidak Iangsung membahayakan kelangsungan kehidupan sosial budaya bangsa dan negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Wujud ketahanan sosial budaya tercermin dalam kehidupan sosial budaya bangsa yang mampu membentuk dan mengembangkan kehidupan sosial budaya manusia dan masyarakat Indonesia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Masyarakat yang rukun bersatu, cinta tanah air, berkualitas, maju dan sejahtera. Masyarakat tersebut haruslah mampu menangkal  penetrasi terhadap budaya asing yang tidak sesuai kebudayaan nasional.
Esensi pengaturan dan penyelenggaraaan kehidupan sosial budaya bangsa Indonesia yang demikian adalah pengembangan kondisi sosial budaya Indonesia dimana setiap warga masyarakat dapat merealisasikan pribadi dan segenap potensi manusiawinya berdasarkan Pancasila.
Ketahanan pertahanan dan keamanan yang diharapkan merupakan kondisi daya tangkal yang dilandasi oleh kesadaran bela negara seluruh rakyat dan mengandung kemampuan memelihara stabillitas pertahanan dan keamanan negara.
Untuk mewujudkan keberhasilan Ketahanan Nasional setiap warga negara Indonesia perlu :
1.      memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk  perjuangan non fisik yang disertai keuletan dan ketangguhan tanpa kenal menyerah dan mampu mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi tantangan.
2.      sadar dan peduli akan pengaruh yang timbul pada aspek ipoleksosbudhankam sehingga setiap warga negara dapat mengeliminir pengaruh buruk pada aspek-aspek tersebut.

Sumber Referensi :
www.google.com
www.yahoo.com
www.wikipedia.com